Nasional

Yang Penting Dicari menuju Mana Uangnya Soal Pembentukan Pansus buat Kasus Jiwasraya Sufmi Dasco

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menuturkan soal rencana membentuk panitia khusus (pansus) Jiwasraya. Dalam prosesnya juga akan dilakukan dalam rapat gabungan Komisi VI dan Komisi XI DPR setelah masa reses DPR berakhir. Dasco Ahmad mengatakan ada tiga fraksi yang mengusulkan dibentuknya pansus untuk menelusuri gagal bayar perusahaan asuransi Jiwasraya.

Pernyataan tersebut diungkapkanWakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmadyang videonya diunggah di kanal YouTube KompasTV. Namun, Dasco tak mengungkap tiga fraksi yang mengusulkan dibentuknya pansus Jiwasraya. "Kalau secara informal, mungkin baru dua sampai tiga fraksi (bentuk pansus), tapi nanti kita liat secara formalnya,"

"Kita masuk setelah reses dalam rapim, kita lihat berapa formalnya dan nanti ada rencana di komisi XI dibawah saya dan komisi VI diadakan rapat gabungan untuk itu," jelas Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (30/12/2019). Lebih lanjut, iamenyebutkasus Jiwasraya harus segera diselesaikan dengan bersama sama mencari solusi yang tepat. "Yang penting dicari kemana uangnya, lalu gimana solusinya, kan kasian ini nasabah nasabah yang sekian banyak kehilangan uangnya," kata Dasco.

Fokus utama pembentukan pansus untuk menelusuri dana nasabah Jiwasraya. Sebelumnya Staf khusus MenteriBUMNArya Sinulinggamenjelaskan kronologiJiwasrayamembeli saham perusahaanErick Thohir. Mulanya PTJiwasraya diketahui pernah membeli saham perusahaan PT Mahaka Media Tbk (ABBA) yang didirikan MenteriBUMNErick Thohirpada 2014.

Menurutnya, dari pelepasan saham di perusahaan Erick Thohir tersebut, Jiwasraya mendapat untung. "Keuntungan yang didapatJiwasrayaRp 2,8 miliar atau 18 persen lebih selama hampir setahun," kataArya Sinulingga, Jumat (27/12/2019). "Jadi ini juga membuktikan bahwaJiwasrayaitu membeli saham Mahaka itu di market, karena sampai ada dua kali penjualan kan," kata dia.

Arya menjelaskan bahwa saham itu tidak berhenti diJiwasraya, melainkan sudah dijual kembali. "Dan ini juga membuktikan bahwa saham tersebut sudah dijual, tidakmandek. Tidak ikut sebagai saham yangmandektadi itu," jelasnya. Arya Sinulingga menjelaskan langkah langkah yang akan dilakukan untuk menangani kasusJiwasraya.

Menurut Arya, pemerintah akan mendorong langkah hukum supaya segala sesuatunya dapat berjalan dengan transparan. "Yang pertama adalah proses mendorong ke hukum. Tujuannya apa? Supaya transparan. Semua yang ada ini transparan, tidak ada lagi yang ditutup tutupi karena dia akan membuka semua kasusnya," kata Arya Sinulingga. Penanganan kasusJiwasrayajuga akan dipindahkan dari Pengadilan Negeri Jakarta Pusat ke Kejaksaan Agung.

Sampai saat ini, sudah ada 10 orang yang dicekal oleh Kejagung terkait kasus tersebut. "Hingga hari ini sudah dikeluarkan hingga 10 orang yang dicekal. Kita belum tahu proses berikutnya bagaimana, kita serahkan ke hukum," tuturnya. Mengenai solusi pembayaran nasabah, Arya menyebutkan dibutuhkan sekitar Rp 13,6 triliun untuk menuntaskan seluruh pembayaran.

Ia lalu menjelaskan tahap tahap yang akan dilakukanBUMNdalam menyelesaikan krisis bayarJiwasraya. "Sekarang kan kita sudah membuat anak perusahaan yang namanyaJiwasrayaPutra," kata dia. Penyelamatan hutang akan dilakukan melalui anak perusahaan yang tidak ada hubungannya secara langsung dengan utang perusahaan induk.

BUMN akan berupaya memperkuat anak perusahaanJiwasrayaPutra. Saat iniBUMNsedang mencari investor untuk anak perusahaanJiwasrayaPutra. "Investor ini diperkirakan bisa menyumbang sampai Rp 3 triliun," ujarnya.

"Yang kedua, kita akan ada holdingisasi. Holdingisasi asuransi ini diperkirakan akan bisa meraup modal tambahan sekitar Rp 2 triliun per tahun," sambungnya. Dari jumlah tersebut, diperkirakan akan diperoleh Rp 8 triliun dalam kurun waktu 4 tahun. Setelah ituBUMNakan menunggu saham sahamJiwasrayayang saat ini nilainya rendah sampai memiliki nilai Rp 5,6 triliun.

"Saham saham yang sekarang ini dipegang olehJiwasraya, yangundervalueitu sedang rendah memang. Kita sedang menunggu waktunya, sambil diproses tahap satu dan tahap dua berjalan," "Kita menunggu saham ini sampai mencapai nilai hampir 5,6 triliun," "Ini hampir dua kali lipat dari yang sekarang. Jadi, dengan dana yang ini sudah bisa diharapkan bisa membayar uang uang nasabah," jelasArya.

About Author

Keberhasilan adalah kemampuan untuk melewati dan mengatasi dari satu kegagalan ke kegagalan berikutnya tanpa kehilangan semangat.

Comment here