Kesehatan

Tips Memilih Deterjen Bayi yang Aman

Tips Memilih Deterjen Bayi yang Aman

Bayi memiliki kulit yang masih halus dan sensitif. Oleh karena itu membutuhkan perlakukan khusus yang berbeda dengan orang dewasa. Begitu pula saat memilih deterjen untuk mencuci baju bayi. Sabun deterjen ini akan berpengaruh pada bahan baju yang nantinya dipakai dan bersentuhan dengan kulit bayi. Salah memilih deterjen bayi dapat berpengaruh pada kulit bayi.

Deterjen untuk mencuci baju bayi sebaiknya dibedakan dengan sabun cuci baju yang dewasa. Kulit bayi yang masih sensitif sangat rentan terjadi alergi akibat iritasi dari baju. Tidak hanya iritasi dan alergi saja tetapi bisa saja berpengaruh pada kesehatannya. Akibatnya bayi menjadi rewel sepanjang hari dan merasa tidak nyaman.

Selama ini memang banyak deterjen dengan berbagai varian. Tetapi yang difokuskan hanya pada noda dan harum saja. Sangat jarang produsen yang menyediakan sabun cuci khusus untuk bayi. Padahal tidak semua kulit bayi sama karena ternyata banyak yang berkulit sensitif apalagi pada bayi baru lahir.

Untuk menghindari terjadi iritasi dan masalah pada kulit bayi akibat deterjen yang salah maka ada tips yang harus diperhatikan. Berikut ini tips untuk memilih deterjen bayi yang aman.

Melihat Kandungan Bahan

Pada deterjen yang dibuat khusus bayi ada perbedaan bahan pembuatnya. Pada deterjen bayi tidak mengandung bahan yang dapat menimbulkan alergi. Komposisi bahan deterjen ini harus benar-benar dipahami sebelum menentukan pilihan. Untuk mencuci baju bayi sebenarnya tidak terlalu membutuhkan busa yang terlalu banyak. Tetapi orang cenderung memilih deterjen yang berbusa banyak karena dianggap lebih bersih.

Untuk menghindari alergi pada kulit bayi sebaiknya memilih deterjen yang tidak mengandung busa banyak. Bahan soda api yang ada pada deterjen dapat berpengaruh menjadi penyebab alergi dan panas di kulit bayi. Perhatikan kadar soda api ini dan pilih yang kadarnya paling sedikit.

Memilih Deterjen yang Cair

Deterjen yang cair biasanya memiliki kandungan busa lebih sedikit daripada deterjen bubuk. Deterjen cair juga lebih nyaman di kulit tanpa menimbulkan rasa panas. Kotoran di kain baju bayi dapat lebih cepat dibersihkan jika menggunakan deterjen bayi. Hal ini karena deterjen dalam bentuk cair masuk ke serat kain lebih cepat.

Sedikit Pewangi

Sekarang ini banyak produsen deterjen yang mencampur deterjen dengan pewangi sekaligus. Memang akan sangat hemat dan praktis. Tetapi untuk kulit bayi yang masih sensitif justru dapat memberikan masalah. Sebaiknya pilih deterjen yang mengandung sedikit pewangi baju agar kulit bayi terhindar dari alergi dan iritasi.

Melakukan Tes

Akan lebih baik jika sebelum diberikan untuk mencuci baju bayi dapat dilakukan tes terlebih dahulu. Tidak perlu tes ke laboratorium tetapi dapat dilakukan sendiri di rumah. Lakukan tes di kulit orang yang lebih dewasa terlebih dahulu. Dan rasakan apakah terasa panas atau gatal ketika sabun ditempelkan beberapa saat di kulit tangan. Apabila dirasa aman maka dapat digunakan untuk mencuci baju bayi. Tetapi apabila terasa panas dan gatal sebaiknya memang dihindari agar tidak menjadi pemicu terjadinya alergi dan iritasi pada bayi.

Sekarang ini sudah banyak produsen yang memproduksi deterjen khusus untuk mencuci baju bayi. Pasti ada kebingungan ketika harus memilih yang terbaik bagi bayi. Biasanya pada beberapa produk disertai dengan hasil tes laboratorium yang menyatakan bebas penyebab alergi dan iritasi. Mungkin ini dapat menjadi patokan sebelum membeli produk deterjen sabun cuci khusus bayi.

Memilih deterjen bayi memang harus berhati-hati untuk mencegah terjadinya alergi dan iritasi pada kulitnya yang masih sensitif. Kulit bayi yang alergi dan iritasi dapat menyebabkan bayi rewel. Jadi berhati-hati saat memilih deterjen untuk bayi dan pilih yang memang dibuat secara khusus.

About Author

Keberhasilan adalah kemampuan untuk melewati dan mengatasi dari satu kegagalan ke kegagalan berikutnya tanpa kehilangan semangat.

Comment here