Metropolitan

Terancam 6 Tahun Penjara Terungkap ! Pengendara Harley yang Tabrak Nenek di Bogor Bukan Anggota HDCI

Klub motor Harley Davidson Club Indonesia ( HDCI ) angkat bicara terkait peristiwa kecelakaan lalulintas yang menewaskan seorang warga di Jalan Pajajaran, Kota Bogor pada Minggu (15/12/2019) pagi. Ketua HDCI Bogor Brigjen Pol Riza Celvian Gumay menegaskan bahwa pengendara motor gede (moge) yang menabrak Siti Aisah (52) dan AS (5) bukanlah anggota dari HDCI. Jenderal polisi bintang satu itu juga mengatakan, banyak kabar simpang siur tentang sosok pelaku yang menambrak Nenek Aisah dan cucunya tersebut.

“Pas waktu kejadian, beritanya simpang siur. Banyak yang menanyakan siapa pelakunya. Kita lantas cari siapa. Bahkan banyak rekan rekan dari klub motor lain juga bertanya ke kami. Dan saya pastikan bahwa si pengendara bukanlah anggota HDCI,” kata Brigjen Pol Riza Celvian Gumay dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (16/12/2019). Sebelumnya, Nenek Aisah bersama cucunya AN ditabrak pengendara moge dengan nomor polisi B 4754 NFE, di Jalan Raya Pajajaran, Bogor Tengah, Minggu (15/12). Peristiwa itu berlangsung saat AN dan Nenek Aisah menyeberang jalan menuju pedestrian Kebun Raya Bogor.

Sementara pengendara moge meluncur kencang dari arah Warung Jambu menuju arah Tugu Kujang. Akibat takbrakan tersebut, Nenek Siti meninggal dunia saat tiba di rumah sakit. Sementara cucunya mengalami luka luka. Sempat beredar kabar bahwa si pengendara moge kabur seusai kejadian. Bahkan hingga Ahad malam, polisi belum mau membuka identitasnya. Menanggapi itu, Gumay mengatakan, pelaku saat itu langsung diamankan polisi guna menghindari amukan massa.

“Massa saat itu terlihat marah, sebab itu langsung diamankan. Dan hingga saat ini pun pelaku masih ditahan di Mapolresta Bogor,” cetusnya. Perlu diketahui, sambung Gumay, Kota Bogor merupakan jalur perlintasan lalulintas. Sebab itu, banyak pengendara dari luar kota yang hendak ke Puncak, Cianjur, Bandung, dsb, dari arah ibukota melintasi kota hujan. Terlebih jumlah klub motor di tanah saat ini terus bertambah. “Bogor itu jalur perlintasan, sebab itu ramai pengendara dari berbagai daerah melintasi Bogor. Ke depannya, saya harap teman teman media segera mengklarifikasi ketika ada kejadian sama seperti kemarin. Tidak lantas setiap pengendara Harley itu anggota HDCI,” paparnya.

Sementara itu, saat ini HK telah ditetapkan sebagai tersangka usai terjadi insiden kecelakaan maut tersebut. Pria berusia 47 tahun itu diduga lalai saat mengendarai moge miliknya hingga mengakibatkan Nenek Aisah meninggal dunia dan cucunya menderita luka luka. Kapolresta Bogor KotaKombesPolHendriFiusermengatakan bahwa HK sudah ditetapkantersangkadalam waktu satu kali dua puluh empat jam.

"Tersangka sudah kita tahan kemudian proses hukum yang lain sudah berlanjut dan barangbukti yang lain sudah kita tahan dan sekarang sedang berlanjut pemenuhan dan berkas perkara, inisialnya HK warga Bogor," katanya saat ditemui di Kantor Polresta Bogor Kota Jalan KS Tubun, Kota Bogor, Senin (16/12/2019). Kombes Pol Hendri Fiuser menjelaskan bahwatersangkaterancam pasal 310 undag undang lalu lintas. "Kemarin kan satu kali dua puluh empat jam statusnya kan masihtersangka, sekarang kan dilakukan penahanan, ancaman hukumannya 6 tahun penjara karena melanggar pasal 310 uu lalu lintas ya," ucapnya.

MotorHarleyDavidsonnopol B 4754 NFE yang menabrakNenekAisahdna cucunya sudah diamankan di unit laka lantas Polresta Bogor Kota. Kejadian itu berawal ketikaNenekAisahdan cucunya berjalan kaki di Jalan Raya Pajajaran, depan Rumah Sakit PMI,KotaBogor, Minggu (15/12/2019) sekitar pukul 06.30 WIB pagi. Saat melintas di Jalan Raya Pajajaran tepatnya depan halte RS PMI, diduga pengendara tidak hati hati dan antisipasi serta tidak memberikan prioritas penuh kepada penyebrang jalan.

Dia menjelaskan bahwa kecelakaan ini mengakibatkanNenekAisahmeninggalduniadan cucunya mengalami luka luka. Sahroni, suami dariNenekAisahmengatakan, sebelum kejadian istrinya pamit untuk olahraga di Lapangan Sempur berdua dengan cucunya, AS (5). Kemudian keluarga dikagetkan dengan kabar bahwa Siti Aisah dan cucunya itu mengalami kecelakaan dan dibawa ke RS PMIKotaBogor.

Keluarga juga menerima kabar bahwa Siti Aisah meninggal di rumah sakit akibat kecelakaan ini. "Jadi istri saya melindungi cucu saya. Jadi ketabraknya dari belakang katanya sama motor. Bilangnya sih motor gede. Lukanya parah, keluar darah dari sini (telinga), dua duanya. Cucu saya juga abis di sini giginya," kata Sahroni.

About Author

Keberhasilan adalah kemampuan untuk melewati dan mengatasi dari satu kegagalan ke kegagalan berikutnya tanpa kehilangan semangat.

Comment here