Travel

Simak Sejarah Menara Bangau Kuning di Wuhan Sudah Dibuka Kembali

Menara Bangau Kuning atau The Yellow Crane Tower adalah satu objek wisata terkenal di Wuhan, China. Wuhan yang pernah dilanda virus corona kini membuka satu tempat wisatanya yaitu Menara Bangau Kuning. Menara Bangau Kuning bakal dibuka dari pukul 08.30 pagi hingga pukul 5 sore.

Menurut pengelola, pengunjung setiap harinya bakal mencapai 5.400 wisatawan. Pengunjung dapat memesan tiket secara online terlebih dahulu dan memindai kartu ID atau kode QR mereka di pintu masuk. Para wisatawan bakal melewati pemeriksaan suhu dan kode kesehatan hijau.

Menurut sumber yang sama, Provinsi Hubei, China telah membuka kembali 266 tempat wisata saat wabah mereda pada 26 April 2020 lalu. Menara Bangau Kuning berada di Bukit Ular di Wuhan, Provinsi Hubei Menara ini adalah salah satu menara paling terkenal di selatan Sungai Yangtze.

Hal itu membuat Menara Bangau Kuning dijadikan simbol Kota Wuhan. Menara Yellow Crane memiliki sejarah yang sangat panjang dan rumit. Bangunan itu dibangun oleh Sun Quan sebagai menara pengawal pasukannya.

Setelah ratusan tahun, fungsi militernya secara bertahap dilupakan dan menara dinikmati terutama sebagai lokasi yang indah. Selama Dinasti Ming (1368 1644) dan Qing (1644 1911) saja menara itu dihancurkan tujuh kali dan dibangun kembali tujuh kali. Pada tahun 1884, Menara Bangau Kuning benar benar hancur dalam kebakaran dan tidak dibangun kembali sampai tahun 1981.

Menara Yellow Crane memiliki fitur arsitektur yang berbeda di dinasti yang berbeda. Namun menara yang berdiri saat ini didasarkan pada menara yang dirancang pada masa Dinasti Qing. Tinggi bangunan ini mencapai 51,4 meter.

About Author

Keberhasilan adalah kemampuan untuk melewati dan mengatasi dari satu kegagalan ke kegagalan berikutnya tanpa kehilangan semangat.

Comment here