Regional

Sempat Minta Dinikahi Kronologi Janda Muda Dibunuh saat Hamil 6 Bulan Usai Disetubuhi Siswa SMA

Simak kronologi seorang janda muda yang tengah hamil 6 bulan meninggal setelah disetubuhi siswa SMA. Sempat minta pertanggung jawaban. Belakangan ini Bojonegoro dihebohkan dengan kasus pembunuhan seorang janda muda oleh kekasihnya yang masih duduk di bangku SMA. Janda muda asal Bojonegoro tersebut masih berusia 20 tahun.

Janda muda yang diketahui bernama Aidatul Izah ini tewas ditangan anak SMA berinisial ST (19). Keduanya sudah menjalin hubungan sejak pertengahan tahun 2019. Kini kisah asmara mereka justru berujung maut.

Jasad janda muda tersebut ditemukan dalam kondisi mengenaskan. Ia tewas saat sedang mengandung 6 bulan. Sebelum tewas ditangan sang kekasih, korban sempat disetubuhi terlebih dahulu.

Jasad korban kemudian ditinggalkan begitu saja. Polisi lantas memburu ST dan berhasil mengamankannya. Kisah cinta antara<span ></span>jandamuda<span ></span>dan<span ></span>siswaSMA<span ></span>berawal dari pertemuan keduanya pada pertengahan tahun 2019 lalu.

Wanita asal Dusun Kedungrejo, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini berkenalan dengan pelaku. Sejak saat itu, hubungan keduanya semakin dekat hingga terjalin kisah asmara antara korban dan pelaku. Kapolres Bojonegoro, AKBP M Budi Hendrawan menjelaskan, sebelum terjadi pembunuhan, korban sudah janjian dengan pelaku.

Korban lalu menjemput pelaku kemudian jalan jalan bersama menggunakan motornya. Pelaku yang mengendarai motor lalu mengambil sebotol arak yang sudah disimpan di semak semak. Kemudian, keduanya pergi menuju area waduk di Kabupaten Bojonegoro.

"Sebelum dibunuh berhubungan badan dulu, lalu minum alkohol bersama," terangnya mengutip Surya.co.id saat ungkap kasus pada Jumat (29/11/2019). Setelah berhubungan badan, janda anak satu ini curhat atas kehamilannya yang sudah menginjak usia 24 minggu atau 6 bulan. Pelaku kemudian membunuh korban dengan cara melilit leher korban dengan menggunakan tali tampar.

Lalu setelah dijerat lehernya, pelaku memastikan korban masih hidup atau tidak. Setelah dicek mungkin masih ada nafas, sehingga dihabisi secara sadis bagian mukanya hingga wajah dan bagian kepala rusak atau luka berat. Pelaku dan korban sudah berulang kali melakukan hubungan suami istri sejak keduanya berpacaran.

Hubungan badan tanpa ikatan pernikahan ini membuat perut korban berisi janin. Bahkan, dari hasil visum yang dilakukan petugas, korban diketahui tengah hamil 24 minggu. "Hasil visum korban hamil enam bulan atau 24 minggu," kata Kapolres Bojonegoro,

Karena hamil, korban meminta pertanggungjawaban kepada pelaku. "Sudah saling kenal, punya hubungan khusus antara pelaku yang masih pelajar dan korban yang statusnya janda satu anak itu," terangnya. Terus didesak untuk bertanggungjawab membuat AN ST berniat untuk membunuh korban.

Saat ditanya petugas, sambil menundukkan kepala, AN ST yang merupakan warga Sumodikaran itu menyesali perbuatan yang dilakukan. "Menyesal atas pembunuhan yang saya lakukan kepada Aidatul Izah," katanya sambil tertunduk. Pelajar tersebut juga tak menyangka bisa melakukan hal itu kepada janda yang tak lain merupakan tetangga desanya tersebut.

Pelaku<span ></span>siswaSMA<span ></span>berinisial ST yang membunuh seorang<span ></span>jandamuda<span ></span>terancam hukuman 20 tahun penjara. "Kita jerat pasal 340 KUHP dan 338 KUHP. Ancaman pidana mati atau seumur hidup atau selama lamanya 20 tahun," terang Kapolres. Menurut AKBP M Budi Hendrawan, dari pengembangan penyidikan memang ada unsur perencanaan pembunuhan.

Sebab, pelaku sudah membawa tali tampar yang ditaruh di dalam saku celananya. Tali itu kemudian yang digunakan untuk menjerat leher korban. "Ada unsur perencanaan, karena sudah bawa tali untuk menjerat leher korban," ujar Kapolres.

About Author

Keberhasilan adalah kemampuan untuk melewati dan mengatasi dari satu kegagalan ke kegagalan berikutnya tanpa kehilangan semangat.

Comment here