Bisnis

Sandiaga: Penurunan Harga Tiket Pesawat Belum Berdampak Signifikan

Calon Wakil Presien Sandiaga Uno mengaku mendapatkan keluhan para pelaku usaha kecil menengah (UKM) di daerah khususnya di bidang pariwisata, akibat masih mahalnya tiket pesawat dan beban biaya bagasi. Sandiaga Uno menegaskan, pemerintah seharusnya terus mencari solusi agar persoalan harga tiket yang tinggi dan biaya bagasi tidak membuat UKM di sektor pariwisata menjadi lesu. Karena menurut Sandi dampak dari lesunya pariwisata cukup besar. Sektor pariwisata selama ini menyumbang lapangan pekerjaan yang tidak sedikit. Apalagi saat ini pemerintah sedang giat giatnya menggenjot datangnya wisatawan.

"Kalau Pariwisata terpukul multipalyer efectnya besar sekali, banyak lapangan kerja yang bersinggungan dengan pariwisata," katanya. Menurut Sandi, penurunan harga tiket oleh maskapai penerbangan saat ini belum terlalu signifikan dalam memulihkan sektor pariwisata, termasuk penurunan tiket garuda sebesar 20 persen. Menurut Sandi, pemerintah harus mencari solusi secara komprehensif terkait naiknya tiket pesawat tersebut.

"Saya ingin kebijakan tidak seperti tensoplas, luka langsung tambal, tapi cari akar permasalahannya. Kalau masalah avtur yang tinggi, ya cari caranya biar avtur itu kompetitif. Saya pernah investasi di bidang penerbangan dan gagal total, karena salah menghitung. Setahu saya cost tertitnggi dari penerbangan adalah biaya bahan bakar," katanya. Bila bahan bakar sudah sangat efisien, namun cost tetap tinggi, maka harus ada insentif dari pemerintah. "Kalau misalnya sulit dari bahan bakar, maka cari cara lain dengan mengeluarkan kebijakan insentif karena dapat mendorong berbagai sektor salah satunya pariwisata," tegasnya.

About Author

Keberhasilan adalah kemampuan untuk melewati dan mengatasi dari satu kegagalan ke kegagalan berikutnya tanpa kehilangan semangat.

Comment here