Lifestyle

Pamannya Mantan Jenderal Ayahnya Pernah Jadi Bos Hotman Paris Nadiem Makarim Jadi Mendikbud

Jadi Mendikbud, Nadiem Makarim ternyata berasal dari keluarga terpandang, ayahnya pernah kerja dengan Hotman Paris, pamannya mantan jenderal. Sosok Nadiem Makarim kini menjadi sorotan publik setelah terpilih menjadi menteri. Pada Rabu 23 Oktober 2019 Nadiem Makarim resmi dilantik sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Namanya pun sempat menjadi trending topic di hari pelantikan. Cuitan warganet mencapai puluhan ribu menyebut nama Nadiem Makarim. Tentunya tak ada yang menyangka jika mantan bos Gojek itu bisa terpilih menjadi menteri.

Hingga akhirnya ia muncul di Istana pada Senin 21 Oktober 2019 untuk bertemu Jokowi. Saat ke Istana, Nadiem Makarim tampil dengan mengenakan kemeja putih dan celana hitam. Hingga akhirnya terjawab sudah Nadiem Makariem resmi masuk pemerintahan.

Menjadi seorang menteri, ternyata Nadiem Makarim bukanlah dari keluarga sembarangan. Ia terlahir dari<span></span>keluarga<span></span>terdidik. Ayah dan pamannya, dapat disebut pula orang yang punya sederet prestasi mentereng.

Memang, <span>Nono Anwar Makarim</span> bukanlah seorang entrepreneur jempolan seperti putranya. Namun, rekam jejak Nono di bidang hukum juga terbilang top. <span>Nono Anwar Makarim</span> yang merupakan lulusan Harvard dan lulusan Universitas Indonesia punya kantor hukum bernama Makarim & Taira S.

Kantor hukum tersebut didirikan berkat dia menggandeng Frank Taira Supit dan segenap koleganya di Harvard, tahun 1980. Sebelumnya, ayah<span></span>NadiemMakarim<span></span>pernah bergabung dengan kantor hukum milik Adnan Buyung Nasution. Ternyata, di kantor hukum Makarim & Taira S, Nono juga bekerja sama dengan Hotman Paris Hutapea.

Hotman yang pernah bekerja di Bank Indonesia, lalu memutuskan bergabung ke kantor hukum tersebut. Hotman Paris dalam unggahan di akun Instagram nya pada 2 Februari 2018 pernah mengaku, sempat berjumpa dengan<span></span>NadiemMakarim<span></span>kecil. Kala itu, Nadiem yang masih kecil, kerap main ke kantor ayahnya.

Prestasi ayah Nadiem tak berhenti di situ. Nono ternyata aktif di berbagai organisasi seperti Yayasan Bambu Indonesia (1993), Yayasan Biodiversitas Indonesia (1993), dan Yayasan Aksara. Bahkan, Nono juga menduduki kursi Komite Etik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Di keluarga Makarim, bukan cuma ayah Nadiem dan Nadiem saja yang memiliki rekam jejak mentereng. Nono, ternyata memiliki adik kandung yang seorang pensiunan jenderal TNI. Paman Nadiem itu adalah Zacky Anwar Makarim.

Saat aktif di militer, paman Nadiem mencapai pangkat Mayjen TNI. Mayjen TNI Purn Zacky Makarim juga merupakan mantan Kepala Badan Intelijen ABRI (BIA). Tak hanya itu, ia juga merupakan Ketua Satgas Panitia Penentuan Pendapat Timor Timur (P3TT).

Fakta lain yang menarik, Zacky Makarim juga seangkatan dengan Kivlan Zein. Sebelumnya diberitakan, Presiden Joko Widodo atau Jokowi sudah melantik menteri dan pejabat setingkat menteri di Kabinet Indonesia Maju. 1. Menko Polhukam: Mahfud Md

2. Menko Perekonomian: Airlangga Hartarto 3. Menko Kemaritiman dan Investasi: Luhut B Pandjaitan 4. Menko PMK: Muhadjir Effendy

5. Mensesneg: Pratikno 6. Mendagri: Jenderal Tito Karnavian 7. Menlu: Retno LP Marsudi

8. Menhan: Prabowo Subianto 9. Menkum HAM: Yasonna Laoly 10. Menkeu: Sri Mulyani

11. Menteri ESDM: Arifin Tasrif 12. Menperin: Agus Gumiwang Kartasasmita 13. Mendag: Agus Suparmanto

14. Mentan: Syahrul Yasin Limpo 15. Menteri KLHK: Siti Nurbaya Bakar 16. Menhub: Budi Karya Sumadi

17. Menteri KKP: Edhy Prabowo 18. Menaker: Ida Fauziyah 19. Mendes PDTT: Abdul Halim Iskandar

20. Menteri PUPR: Basuki Hadimuljono 21. Menkes: dr Terawan 22.<span></span>Mendikbud:<span></span>NadiemMakarim

23. Menristek dan Kepala Badan Riset Inovasi Nasional: Bambang Brodjonegoro 24. Mensos: Juliari Batubara 25. Menteri Agama: Jenderal (Purn) Fachrul Razi

26. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Wishnutama 27. Menkominfo: Johnny G Plate 28. Menkop UKM: Teten Masduki

29. Menteri PPPA: Gusti Ayu Bintang Darmavati 30. MenPAN RB: Tjahjo Kumolo 31. Menteri PPN/Kepala Bappenas: Suharso Monoarfa

32. Menteri ATR/Kepala BPN: Sofyan Djalil 33. Menteri BUMN: Erick Thohir 34. Menpora: Zainudin Amali

Jaksa Agung: ST Burhanuddin Sekretaris Kabinet: Pramono Anung Kepala Staf Kepresidenan: Moeldoko

Kepala BKPM: Bahlil Lahadalia

About Author

Keberhasilan adalah kemampuan untuk melewati dan mengatasi dari satu kegagalan ke kegagalan berikutnya tanpa kehilangan semangat.

Comment here