Pendidikan

Kisruh PPDB 2019, Direktur YSKK Solo Menilai Itu Tanggung Jawab Pelayan Publik

Terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019, Direktur Yayasan Satu Karsa Karya (YSKK), Kangsure Surotov, tak hanya menilainya rumit, tapi juga kisruh. Mereka adalah Unggul Sudarmo selaku Sekretaris Dinas Pendidikan, Dr Muhammad Rohmadi M Hum selaku Pakar Pendidikan UNS, Kangsure Surotov selaku Direktur YSKK, Agung Wijayanto selaku Ketua MLLS SMA Solo, dan Bambang Saptono selaku orang tua siswa. Kehadiran lima narasumber ini membahas soal sistem zonasi PPDB 2019 online yang menuai pro kontra di kalangan masyarakat.

Kangsure pun menilai, PPDB 2019 kali ini tak hanya rumit, melainkan juga menimbulkan kisruh. Ia mengatakan pelaksanaan PPDB tahun ini cukup berbeda dengan sebelumnya karena tidak tertata. "Terkait dengan pelaksanaan PPDB itu, dibandingkan tahun kemarin. Menurut catatan kita jauh lebih, bukan hanya rumit, tapi jauh lebih tidak tertata."

Lebih lanjut, Kangsure menyatakan penyebab kisruh adalah pelayan publik tidak memberikan pemahaman pada masyarakat terkait mekanisme PPDB 2019. Ia mengatakan masyarakat tidak bisa disalahkan atas kekisruhan PPDB 2019 yang terjadi. Pasalnya, pelayan publiklah yang bertanggung jawab untuk memastikan peraturan pemerintah bisa berjalan baik.

Kangsure menilai persoalan kisruh terjadi karena pelayan publik tidak memberi pemahaman pada masyarakat. "Sumber kekisruhan ini adalah karena pemahaman masyarakat terkait tentang mekanisme PPDB tidak clear ." "Nah, kita tidak bisa menyalahkan masyarakat. Kenapa?"

"Sebagai pengguna layanan publik, maka pelayan publiklah yang bertanggung jawab untuk memastikan regulasi pemerintah bisa terlaksana dengan baik," tuturnya. "Mereka adalah regulator sekaligus implementator. Sehingga kita tidak bisa menyalahkan masyarakat." "Kalau kemudian terjadi kisruh, berarti ada persoalan. Persoalannya di mana? Karena Anda anda sebagai pelayan publik tidak memberikan pemahaman terhadap kita," lanjut Kangsure.

Kisruhnya PPDB 2019 ini kemudian memberikan dampak terhadap penyelenggara pendidikan. "Penyelenggara pendidikan dibikin pusing, sakit kepala, dan lain sebagainya. Artinya, semua akhirnya terkena imbas soal PPDB 2019 ini," ucap Kangsure. Soal sosialisasi, Unggul Sudarmo menyatakan pihaknya sudah mengundang para guru untuk menjelaskan sistem PPDB 2019.

Namun, Kangsure merasa hal tersebut kurang. "Sosialisasi masih berhenti di tingkat sekolah. Tapi di masyarakat, di orang tua, saya kok nggak yakin ada sosialisasi seperti itu." "Itu, persoalannya ada di situ," ucapnya.

About Author

Keberhasilan adalah kemampuan untuk melewati dan mengatasi dari satu kegagalan ke kegagalan berikutnya tanpa kehilangan semangat.

Comment here