Nasional

Kenang Peninggalan Bersejarah Indonesia Melalui Pameran Aksara Lintas Masa Istana.

PPK Kemayoran sebagai satuan kerja Kemensetneg kembali mengangkat dan mengenang peninggalan bersejarah bangsa Indonesia, salah satunya melalui kegiatan pameran aksara lintas masa istana. Kegiatan Festival Indonesia Maju, di Plaza Sudirman, Komplek GBK, Jakarta ini diadakanuntuk memeriahkan Hari Ulang Tahun ke 74 Kemerdekaan dan mengusung tema Bandara Kemayoran Membangun Peradaban. Direktur Utama PPK Kemayoran Medi Kristianto mengatakan Bandara Internasional Kemayoran dibangun Pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1938.

Sejak kemerdekaan tahun 1945 Pelabuhan Udara tersebut dimiliki Pemerintah Indonesia. Sejak tahun 1964 sampai dengan tahun 1985 Bandara tersebut diserahkan dan dikelola Ditjen Perhubungan Udara atau Perum Angkasa Pura. Medi juga mengungkapkan bahwa terdapat relief di ruang VIP terminal Bandara Kemayoran ada tiga karya relief tersebut merupakan permintaan langsung Oleh Presiden Soekarno, karya yang dibuat pada tahun 1957 ini berhasil menjadi mahakarya yang dibuat oleh para seniman Indonesia.

Tiga relief tersebut adalah : Relief pettama yang ada di terminal VIP eks bandara Kemayoran berada di lantai 1 dengan tema "Sangkuriang". Berukuran panjang 13 meter dan tinggi 3 meter karya ini dibuat langsung Oleh Surono. Jika mengunjungi relief ini, pengunjung dapat langsung melihat bagaimana kisah legenda sangkuriang yang berasal dari Jawa Barat ditampilkan. Walau bertemakan Sangkuriang namun dari relief tersebut juga dapat dilihat dengan jelas gambaran beberapa kisah cerita rakyat Yang melegenda di nusantara Relief bertemakan Manusia Indonesia yang terletak dilantai 2 ruang tunggu VIP Bandara Kemayoran karya Sindoedarsono Sudjojono berukuran panjang 10 meter dan tinggi 3 meter. Karya ini bertemakan "Manusia Indonesia". Relief ini berusaha untuk menceritakan tentang masyarakat Indonesia dengan aktivitas disetiap fase perkembangan masyarakat kala itu.

Relief ini merupakan karya Harijadi Sumodidjojo dengan ukuran panjang 10 meter dan tinggi 3 meter terletak dilantai 2 ruang tunggu VIP Bandara Kemayoran. "Dari ketiga relief, relief bertema flora fauna ini juga belum memiliki hasil kajian tentang cerita yang disampaikan. Namun melalui pandangan langsung relief ini memperlihatkan ukiran tentang flora fauna yang ada di Indonesia dari berbagai daerah," kata Medi. Ketiga relief yang ada secara langsung dipahat pada dinding terminal VIP eks Bandara Kemayoran. hingga kini bangunan bandara sedang dalam proses untuk dijadikan sebagai bangunan cagar budaya.

Berbagai kegiatan telah dilakukan dalam upaya ini salah satunya dengan menggelar pameran konservasi karya seni rupa di ruang publik bersama Kemndikbud untuk mengapresiasi 3 karya seni relief eks bandara kemayoran Kemudian Menara Air Traffic Control (ATC) yang merupakan menara ATC pertama di Asia tenggara dan dikenal dengan sebutan menara Kemayoran atau menara Tintin. Menara ATC Kemayoran sudah ditetapkan menjadi cagar budaya berdasarkan Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 475 tahun 1993, dengan sebutan "Menara Kemayoran.

Sebelumnya Menara ATC Kemayoran berfungsi sebagai pemandu lalu lintas penerbangan di udara. Menara ATC ini digunakan untuk mengawasi radio komunikasi antara pengawas penerbangan dengan pilot agar proses navigasi pesawat yang menuju ataupun keluar dari bandara Kemayoran berada pada jalur yang benar. "Tidak hanya sebagai bandara internasional pertama di Indonesia, Bandara Kemayoran pun dikenal di dunia karena tampil dalam buku komik legendaris Tintin dengan judul "Flight 714," katanya.

Komik yang ditulis oleh Herge, penulis asal Belgia, tersebut menceritakan tentang rombongan Tintin yang sedang singgah di Bandara Kemayoran, Jakarta, sebelum tiba di tujuan terakhir di Sydney, Australia. Cerita petualangan Tintin berjudul Flight 7141 Tintin, Snowy, Kapten Haddock dan Professor Calculus, mendarat di Bandar Udara Internasional Kemayoran, Jakarta, untuk pemberhentian terakhir penerbangan 714 dari London sebelum menuju ke Sydney. "Itu! Lihat! Kemajoran! Apakah ini Djakarta atau bukan?lt kata Professor Calculus kepada Tintin dan Kapten Haddock, demikian kutipan di komik yang terbit 1968 itu.

Pada saat ini, di kawasan Kemayoran telah berdiri perkantoran (pemerintah dan swasta), hunian (rumah susun, apartemen dan hotel)s niaga (pusat perbelanjaan dan pameran), Ruang Terbuka Hijau (Hutan Kota Kemayoran), sarana olahraga (Golf Bandar Kemayoran) dan layanan kesehatan (RS. Hermina dan RS. Mitra Keluarga). Kedepannya, kawasan Kemayoran diharapkan menjadi pusat bisnis dan perdagangan yang hijau dengan standar internasional, modern, lengkap, dan terpadu.  Pagi ini, Kamis (22/8), Festival Indonesia Maju resmi dibuka untuk umum. Penyelenggaraan festival ini dimulai dari tanggal 22 Agustus 2019 sampai dengan 25 Agustus 2019. Dalam laporannya, Sari Harjanti selaku Ketua Panitia Festival Indonesia Maju menyatakan bahwa Festival Indonesia Maju ini merupakan bentuk penghargaan kepada karya karya Presiden RI.

“Festival ini merupakan bentuk penghargaan kepada karya karya besar Presiden RI mulai dari Soekarno hingga Joko Widodo, Festival Indonesia Maju ini terdiri atas tiga acara yaitu Pameran Aksara Lintas Masa Istana, Pesta Rakyat dan Panggung Rakyat,” ucap wanita yang biasa dipanggil Sari ini. Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara, Setya Utama, mewakili Menteri Sekretaris Negara menyampaikan dalam sambutannya bahwa rangkaian kegiatan Festival Indonesia Maju ini merupakan integrase dari tiga aspek. “Di Festival ini seperti yang dijelaskan ketua panitia ada tiga acara yaitu Pameran Aksara Lintas Masa Istana, Pesta Rakyat dan Panggung Rakyat, ketiga acara ini merupakan integrasi tiga aspek kehidupan masyarakat yaitu pendidikan, ekonomi dan hiburan,” jelas Setya Utama.

About Author

Keberhasilan adalah kemampuan untuk melewati dan mengatasi dari satu kegagalan ke kegagalan berikutnya tanpa kehilangan semangat.

Comment here