Kesehatan

Ini Alasannya Main Ponsel Sebelum Tidur Bikin Mata Rusak & Risiko Terkena Kanker

Banyak orang sulit lepas dari telepon genggam. Dari sejak membuka mata di pagi hari hingga sebelum tidur, layarponselselalu menjadi benda yang paling sering "dipandangi". Apalagi, momen sebelum tidur adalah momen terbaik untuk melihat media sosial atau mengecek email, maka tak heran kebiasaan ini terbawa hingga menjelang tidur. Nah, terkait dengan kondisi itu, para ahli dan sejumlah penelitiankesehatanmengungkapkan, sesuatu yang tampak seperti kebiasaan wajar semacam itu, ternyata dapat membahayakankesehatan.

Meski kita menganggap memeriksa pesan dan berselancar di Instagram dapat membantu lebih cepat tidur, namun menggunakanponseldi malam hari akan berdampak negatif. Setidaknyakesehatanmata menjadi bagian yang berpotensi terkena imbasnya. Sebab, cahaya biru yang dipancarkanponselsangat tajam pada malam hari.

Cahaya itu bukan cuma memengaruhi pengelihatan, tapi juga produksi hormon melatonin yang bertanggung jawab untuk tidur. Pertimbangkan alasan berikut, dan pikirkan untuk meninggalkanponselsebelum tidur. Cahaya biru dariponselmemengaruhi produksi melatonin, salah satu hormon yang membantu seseorang tidur dan mengatur siklus tidur.

Penggunaanponselsecara teratur di malam hari dapat menyebabkan kurang tidur karena pikiran masih aktif hingga beberapa saat sebelum terlelap. Selain itu, keinginan kompulsif untuk memeriksaponseldapat mengakibatkan penundaan waktu tidur dan mengurangi durasinya. Cahaya padaponselmemiliki gelombang pendek yang lebih berkedip.

Ini akan memengaruhi pengelihatan dan dalam jangka waktu lama dapat merusak retina. Menurut American Macular Degeneration Association, cahaya biru dariponselmenyebabkan kerusakan pada retina yang permanen dan degenerasi makula. Menatap layarponselketika seharusnya sudah tidur bukan hanya berdampak padakesehatanfisik, melainkan jugakesehatanmental.

Kita menjadi rentan terhadap depresi. Di samping itu, tingkat energi yang rendah di siang hari, ditambah kesulitan untuk berpikir karena kurang tidur, juga memicu rasa lemah emosional dan mental. The World Health Association menyatakan,ponseldapat menjadi penyebab kanker bagi manusia karena memancarkan radiasi elektromagnetik yang telah dikaitkan dengan jenis kanker tertentu.

Paparan cahaya biru berkepanjangan dan pengaruhnya pada siklus tidur telah terbukti meningkatkan risiko kanker payudara dan kanker prostat. Bertentangan dengan namanya dengan "ponsel pintar", paparan berlebihan terhadap gadget bisa memengaruhi otak kita. Penggunaanponseldan tidur yang terganggu membuat otak tidak mampu memperbaiki koneksi yang rusak di siang hari salah satu alasan mengapa kita tak dapat berpikir jernih setelah tidak tidur di malam hari.

Melihat cahaya biru dariponseldi saat gelap akan mengakibatkan mata tegang dan sakit. Jika ini berlangsung lama, tentu dapat merusak penglihatan secara permanen. (Kompas.com/Gading Perkasa)

About Author

Keberhasilan adalah kemampuan untuk melewati dan mengatasi dari satu kegagalan ke kegagalan berikutnya tanpa kehilangan semangat.

Comment here