Bisnis

Indonesia Tertunda Jadi Anggota FATF Gara-gara Corona

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyatakan, Indonesia akan tertunda dalam masuk keanggotaan Financial Action Task Force (FATF). Ketua PPATK Kiagus Ahmad Badaruddin mengatakan, keputusan tersebut tidak dilakukan tahun ini imbas meluasnya wabah virus corona. "Pertama, karena keadaan corona ini maka mutual evaluation review nya diundur oleh FATF sendiri," ujarnya di Hotel Mulia, Jakarta (3/3/2020).

Kiagus menjelaskan, tiga asesor FATF berasal dari negara yang melakukan pelarangan pada warganya untuk keluar yakni Makau, Taiwan, dan Arab Saudi. "Ada 6 assessor, nah 3 assessor tidak bisa datang. FATF menunda review," katanya. Karena itu, otomatis target sebagai anggota FATF pada 2021 harus mundur, namun pihaknya tetap mengusahakan agar sesuai jadwal meski ada virus corona.

"Iya tentu akan mundur lagi, dulu kita berharap Oktober 2021, kita sudah dapat kepastian apakah indonesia bisa jadi anggota penuh." "Mungkin kita usahakan tidak mundur dari penentuan itu, kita usahakan tetap di sana, kalau tidak bisa, ya paling mundur beberapa bulan," ujar Kiagus.

About Author

Keberhasilan adalah kemampuan untuk melewati dan mengatasi dari satu kegagalan ke kegagalan berikutnya tanpa kehilangan semangat.

Comment here