Nasional

Gibran Paling Berpeluang Restu Megawati buat Calon Wali Kota Solo Diumumkan Awal Maret Pengamat

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan telah mengumumkan rekomendasi 49 calon kepala daerah di Indonesia, Rabu (19/2/2020). Namun, tidak ada Solo dalam daftar tersebut. Oleh karenanya, Gibran Rakabuming Raka, Achmad Purnomo, dan Teguh Prakosa, harus menunggu lebih lama.

Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPP PDIP, BambangWuryanto mengungkapkan pengumuman rekomendasi PilkadaSolo2020 akan diumumkan pada tahap selanjutnya. "Rencananya pada 3 Maret 2020, setelah Hari Raya Galungan," imbuhnya. Bambang mengungkapkan calon yang mendapat rekomendasi nantinya akan diundang DPP PDIP.

"Calon akan diundang, surat nanti akan dilayangkan ke DPC PDIPerjuangan, tembusannya calon," ungkapnya. Gibran Rakabuming Raka disebut pengamat berpeluang kuat mendapat rekomendasi sebagai calon Wali Kota Solo usungan PDIP. Hal itu diungkapkan pengamat politik dari Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret (UNS), Agus Riewanto.

Selain Gibran, diketahui kandidat lain yang ialah Wakil Wali Kota Solo saat ini, Achmad Purnomo dan mantan Ketua DPRD Solo Teguh Prakosa. Agus mengungkapkan, dinamika politik di Solo sangat tajam. "DPP PDIP punya keinginan Gibran. Kalau DPP gak punya keinginan, bisa cepat selesai itu (polemik pencalonan) cuma SMS apa WA aja," ungkap Agus.

Saat ditanya kandidat wakil terkuat untuk mendampingi Gibran jika maju sebagai calon wali kota, Agus mengungkapkan masih terbuka segala kemungkinan. Agus menyebut Purnomo lebih kuat dibanding Teguh di beberapa sisi. Akan tetapi, Agus menilai sulit bagi Purnomo untuk menerima sebagai wakil.

"Kalau dibaca siapa yang punya kapital ekonomi dan politik ya Pak Purnomo. Masalahnya apakah mau Pak Purnomo jadi wakil lagi?" ungkapnya. "Masak mau jadi wakil selama tiga kali, kan nggak mungkin," imbuh Agus. Agus menilai keinginan Purnomo untuk maju sebagai calon Wali Kota Solo berat diwujudkan.

"Maunya kan wali kota, kan gitu. Tapi (calon) wali kota terkuat Gibran, kemungkinan besar dia tidak mau (jadi wakil)," ujar Agus. Akan tetapi, ia menilai langkah poilitik yang dinamis tidak bisa diprediksi. "Kalau dipaksa mau ya berarti jadi wakil (wali kota) untuk ketiga kalinya. Itu nanti bisa jadi wakil wali kota terpanjang se Indonesia," ungkap Agus.

Agus memprediksi jika Purnomo enggan menjadi calon wakil wali kota, Teguh yang kemungkinan besar mendampingi Gibran dalam pemilihan Wali Kota Solo 2020. "Kalau tidak mau ya Teguh," ungkapnya. Sementara itu Agus menilai, kecil kemungkinan Gibran yang diposisikan sebagai calon wakil wali kota.

"Kalau melihat dinamika politik, kecil kemungkinan Gibran maju sebagai wakil, buat apa kalau jadi wakil dengan dinamika yang ada," ungkap Agus. Akan tetapi kemungkinan Gibran maju sebagai wakil masih tetap ada. "Kalau Gibran jadi wakil wali kota ya mungkin saja, kalau ada dinamika politik yang luar biasa," ujarnya.

Lebih lanjut, Agus menilai PDIP sudah mengantongi nama pasangan calon yang akan diusung. "Siapa calon itu sudah ada, fit and proper test sebagai prosedural partai, tinggal nunggu deklarasi," ungkap Agus.

About Author

Keberhasilan adalah kemampuan untuk melewati dan mengatasi dari satu kegagalan ke kegagalan berikutnya tanpa kehilangan semangat.

Comment here