Bisnis

Gandeng Kontraktor Terbesar di Dunia, Brewin Mesa Geber Pembangunan The Lana

– Brewin Mesa, developer apartemen kelas high end asal Singapura menggandeng kontraktor terbesar di dunia asal China, China State Construction Engineering Corporation (CSCEC) untuk pembangunan proyek The Lana. Direktur Utama PT Brewin Mesa Sutera, Bill Cheng, menjelaskan perkembangan proyek tersebut kini sudah memasuki level dua. Itu mengindikasikan semua tahapan pembangunan pada level substructure (pondasi) proyek, sudah komplet pada proyek apartemen yang serah terimanya ditargetkan pada akhir tahun 2020 mendatang tersebut.

"Yang kami ingin tunjukkan hari ini adalah komitmen penuh Brewin Mesa untuk menghadirkan proyek apartemen yang dirancang dengan baik dan berkualitas tinggi, yang menawarkan spesifikasi dan material mewah, unit yang didesain inovatif, dan memiliki tata letak apartemen yang efisien namun fungsional," kata Bill Cheng pada konfrensi pers perkembangan pembangunan The Lana di Alam Sutera, Tangerang, Kamis (15/8/2019). Untuk mewujudkan hal itu, papar Bill Cheng, Brewin Mesa menunjuk China State Construction Engineering Corporation (CSCEC), kontraktor terbesar di dunia, sebagai Kontraktor Utama pembangunan The Lana. "Pengalaman global CSCEC yang luas dalam membangun proyek proyek mewah bertingkat super tinggi akan mendukung tujuan kami untuk menghadirkan pembangunan terbaik di kelasnya kepada para pembeli kami, dan mempertahankan visi Brewin Mesa untuk membangun proyek apartemen paling mewah di Tangerang,” katanya.

Selain menunjuk CSCEC sebagai kontraktor utama The Lana, Brewin Mesa juga bekerja sama dengan para konsultan terkemuka di bidang masing masing. Arsitek The Lana adalah Andrew Bromberg, Global Design Director of Aedas, satu di antara arsitek terbesar dan terkemuka di dunia. Konsultan lainnya, seperti Konsultan Struktural Davy Sukamta & Partners juga merupakan pemimpin di bidangnya dengan pengalaman luas dalam mendesain bangunan dengan desain struktural inovatif yang aman dan efisien.

Davy Sukamta, Direktur Utama Davy Sukamta & Partners, selaku Konsultan Struktural untuk The Lana, menjelaskan The Lana terdiri dari dua gedung yang menjulang setinggi 37 lantai, termasuk 6 lantai parkir dan 1 level basement. Kedua menara dirancang ramping dengan orientasi dan jarak sedemikian rupa agar setiap kamar mendapatkan jendela, sehingga penghuni bisa mendapatkan cahaya alami dan seluruh unit mendapatkan pemandangan yang sebaik mungkin. Keberadaan infinity pool sepanjang 40 meter dan fitur landscape di puncak podium juga menambah keindahan gedung apartemen ini.

“Seluruh elemen struktur sudah dirancang mengikuti aturan SNI yang berlaku, dengan mempertimbangkan segi kekuatan struktur gedung, segi pembangunan dan juga sejalan dengan konsep rancangan arsitektur. Faktor pengaruh gempa sudah diperhitungkan, dan bahkan juga pengaruh angin terhadap kenyamanan dan keamanan penghuni – suatu hal yang belum tentu dilakukan untuk gedung gedung tinggi lainnya. Gedung ini berdiri di atas fondasi tiang bor dalam untuk menjamin keamanannya. Spesifikasi yang kami susun membuat kontraktor harus mengikuti persyaratan teknis dengan toleransi ketat. Semua kemewahan ini dibangun dengan standar keamanan dan kualitas tinggi,” tambah Davy Sukamta. Steven Lee, Direktur Utama PT China State Construction Overseas Development Shanghai (CSCODS) sebagai anak perusahaan dari China State Construction Engineering Corporation (CSCEC) memaparkan, CSCEC melihat potensi besar di Indonesia dan bermaksud untuk membangun bisnis jangka panjang yang berkelanjutan. "Kami sangat selektif dalam memilih pengembang yang akan bekerja sama dengan kami dan selalu bekerja dengan pengembang terbaik di bidangnya. Proyek pertama kami di Indonesia, adalah Indonesia One, dua gedung kantor Grade A di Jalan Thamrin, dan kami memilih The Lana sebagai proyek apartemen pertama kami karena melihat profesionalisme Brewin Mesa dan visinya untuk membangun proyek ikonik terbaik di kelasnya. Kami sangat antusias dengan kemajuan proyek residensial pertama kami di Indonesia dan kami yakin dapat membantu Brewin Mesa mencapai visinya menjadi pengembang residensial paling ikonik dan high end di Jabodetabek,” katanya.

Brewin Mesa dan CSCEC menggunakan teknologi konstruksi inovatif dan sistem Quality Assurance / Quality Control (QA/QC) untuk memastikan The Lana dibangun dengan standar dan kualitas tertinggi dan dapat diselesaikan dalam waktu cepat. The Lana mengaplikasikan bekisting aluminium atau aluminium formwork impor dan custom made, yang dapat mempercepat pembangunan hingga 30% dibanding bahan konvensional, menghasilkan kualitas konstruksi yang rapi dan bersih, ramah lingkungan dan dapat digunakan kembali untuk proyek lain. “Dengan profil dan kapabilitas kelas dunia dari Konsultan dan Kontraktor Utama kami, Brewin Mesa memiliki kepercayaan penuh mampu memenuhi standar kualitas konstruksi terbaik sesuai jangka waktu yang direncanakan. Berinvestasi dalam tim terbaik selalu sejalan dengan nilai nilai utama perusahaan kami dalam membangun hunian berkualitas terbaik di Indonesia untuk para pembeli kami. Ini adalah nilai nilai dan komitmen yang selalu kami upayakan untuk terpenuhi,” kata Bill Cheng.

The Lana yang berlokasi di Alam Sutera, merupakan salah satu area paling bergengsi dan strategis di Jakarta Barat dan Tangerang. Dengan penyelesaian Tol JORR 2 antara Kunciran Bandara Soekarno Hatta dan pembangunan stasiun LRT di depan Mal Alam Sutera yang berjarak sangat dekat dari The Lana, maka apartemen Brewin Mesa ini akan menjadi bagian dari konsep Transit Oriented Development (TOD). The Lana terdiri dari dua gedung kontemporer yang didesain khusus, dengan fasilitas penghuni yang beragam dan merupakan satu satunya proyek high end yang memenuhi kebutuhan pembeli, baik profil generasi milenial dengan menawarkan compact luxury unit, maupun profil keluarga yang lebih nyaman dengan unit unit yang lebih besar.

About Author

Keberhasilan adalah kemampuan untuk melewati dan mengatasi dari satu kegagalan ke kegagalan berikutnya tanpa kehilangan semangat.

Comment here