Travel

Air Terjun ‘Terbakar’ di Taman Nasional Yosemite Fenomena Firefall

Air terjun biasanya identik dengan air yang mengalir deras. Namun apa jika justru pemandangan air terjun terbakar yang kamu temukan? Tentu fenomena air terjun terbakar ini tak mungkin kamu temukan di sembarang tempat.

Ya, fenomena air terjun terbakar ini hanya bisa kamu temukan di Taman Nasional Yosemite. Fenomen air terjun terbakar atau yang biasa dikenal dengan "Firefall" Yosemite ini biasanya terjadi pada bulan Februari. Warna merah dan oranye terang membuat air terjun tampak seolah olah itu dipenuhi dengan lava (karena itu namanya, "firefall").

Fenomena ini tidak hanya terjadi pada bulan Februari saja. Pada musim panas antara 1872 dan 1968, bara api panas terlihat tumpah dari puncak Glacier Point ke lembah Taman Nasional Yosemite, menurut Yosemite.com. Pemandangan unik ini biasanya terjadi antara lima sampai 15 menit sebelum matahari terbenam, biasanya pada akhir Februari.

Banyak orang berbondong bondong ke Horsetail Fall, yang mengalir di atas El Capitan yang terkenal, untuk mendapatkan spot foto terbaik. Kebanyakan orang juga mencoba dan mencari tempat pengamatan di akhir pagi atau sore hari untuk mendapatkan pemandangan yang bagus. Tahun ini, menurut National Park Service, ada beberapa pembatasan untuk kendaraan dari 14 hingga 27 Februari, mulai siang hingga pukul 19:00.

Wisatawan tidak bisa langsung menuju Area Piknik El Capitan. Mereka harus parkir di tempat parkir Air Terjun Yosemite dan berjalan kaki sejauh satu setengah mil ke area yang disediakan. Northside Drive memiliki satu jalur tertutup untuk kendaraan, sehingga pejalan kaki dapat berjalan dengan aman.

Plus, tidak akan ada akses antara Camp 4 dan Crossover El Capitan. Satu pengecualian: Kendaraan dengan plat merah dapat berkendara ke Area Piknik El dan taman. Ada juga beberapa pembatasan serupa untuk orang orang yang datang dari Southside Drive.

Pembatasan ini disebabkan oleh "firefall" yang menjadi daya tarik utama selama bertahun tahun, yang menyebabkan kurangnya parkir, sampah, kerusakan vegetasi, erosi, dan kondisi yang tidak bersih. Aturan aturan ini berlaku untuk menjaga pengunjung dan lingkungan sekitar tetap aman. Karena ini pertengahan musim dingin dan acara berlangsung dekat dengan matahari terbenam, pengunjung diminta untuk membawa pakaian hangat dan lampu senter.

Acara ini benar benar gratis, dan tidak ada izin yang diperlukan. Informasi lebih lanjut tentang batasan di area ini dan cara melihat "firefall" dapat ditemukan di situs web NPS . Meski menakjubkan, wisatawan tetap harus berhati hati.

Sebab Taman Nasional Yosemite masuk kawasan berbahaya. Jika tidak berhati hati, nyawa bisa menjadi taruhannya. Pasangan turis asal India tewas setelah terjatuh dari tebing di Taman Nasional Yosemite, California, Amerika Serikat, berdasarkan laporan dari wartawan setempat.

Kejadian jatuhnya pasangan India tersebut akibat kehilangan keseimbangan saat mengambil foto selfie di sebuah tebing. Dikutip dari Next Shark, pasangan yang terjatuh di tebing Taman Nasional Yosemite telah diidentifikasi sebagai Vishnu Viswanath (29) dan Meenakshi Moorthy (30). Pasangan tersebut terjatuh dari tebing yang tingginya sekitar 800 meter.

Tebing terletak di pegunungan Dierra Nevada California, menurut laporan dari National Park Service. Tubuh mereka ditemukan oleh penjaga taman di bawah Taft Point pada Kamis (25/10/2018). Kejadian terjatuhnya pasangan tersebut dikarenakan mereka tidak mengindahkan larangan yang terdapat di Taman Nasional Tersebut.

Tebing tersebut terdiri dari bebatuan granit yang tidak memiliki pagar pembatas di sekelilingnya. Berdasarkan dari keterangan saudara laki laki Viswanath, Jishnu Viswanath, mengatakan Moorthy memiliki keinginan untuk menjadi seorang travel blogger yang sukses, dikutip dari Mercury News. Pasangan ini kerap memamerkan foto foto perjalanan mereka di akun Instagram dengan akun @holidaysandhappilyeverafters.

Telah banyak lokasi yang dikunjungi oleh pasangan ini. Kala itu mereka juga pernah melakukan perjalanan ke White Sands Monument dan memamerkan potret romantisme mereka ketika sedang menari. Tidak hanya liburan romantis, mereka juga pernah melakukan aktivitas traveling yang cukup ekstrem, yakni Skydive Santa Barbara.

Mulai dari pantai Maladewa, Katedral Firenze Italia, dan banyak tujuan menarik lainnya. Menurut laporan yang beredar, mereka memasang tripod di dekat tebing pada Selasa malam, dan keesokan harinya beberapa pengunjung taman menemukan kamera dan segera memberi tahu penjaga hutan. Menurut Jishnu Viswanath mengatakan tim penyelamat menggunakan teropong bertenaga tinggi untuk menemukan mereka.

Bahkan menggunakan helikopter untuk mengangkut jasad keduanya.

About Author

Keberhasilan adalah kemampuan untuk melewati dan mengatasi dari satu kegagalan ke kegagalan berikutnya tanpa kehilangan semangat.

Comment here