Kesehatan

10 Cara Cepat Sembuh Setelah Operasi Sesar, Menyusui hingga Perhatikan Pemakaian Pembalut

Berikut adalah cara agar cepat sembuh pasca melakukan operasi sesar atau melahirkan sesar. Saat ini banyak wanita yang melahirkan dengan metode bedah sesar. Metode tersebut tentu ditempuh setelah melalui pertimbangan dengan dokter yang sangat matang.

Ada banyak hal yang perlu dicermati mengenai seluk beluk bedah sesar. Salah satunya adalah cara agar cepat sembuh pasca melakukan operasi. Antibiotik yang diberikan kepada seorang ibu selama operasi dapat berdampak pada bakteri sehat di usus.

Karena itu, seorang ibu C section (bedah sesar) harus bertanya kepada dokternya tentang probiotik, atau bakteri hidup, untuk membantu memulihkan usus yang sehat. Ini dapat membantu meningkatkan kekebalan dan bahkan mencegah diare. Makanan fermentasi juga memiliki manfaat serupa.

Setelah dokter mengizinkan untuk mulai berolahraga, berjalanlah kaki sebentar selama sekitar 30 menit setiap kali. Berjalan dapat melepaskan gas, meningkatkan sirkulasi, mengurangi risiko pembekuan darah, meningkatkan fungsi usus dan membantu tubuh untuk pulih. Dalam beberapa kasus, seorang ibu mungkin disarankan untuk pergi berjalan jalan segera setelah hari pertamanya kembali ke rumah.

Nutrisi penting bagi ibu baru. Batasi makanan seperti daging merah, roti putih, dan makanan yang digoreng. Cobalah makanan yang anti inflamasi seperti beri, kangkung, brokoli, kacang kacangan, dan biji bijian.

Makanan dengan asam amino, seperti ayam dan salmon, juga dapat membantu memperbaiki jaringan. Hal normal mengalami rasa sakit bahkan selama 2 minggu setelah operasi caesar. Dokter kemungkinan akan meresepkan obat antiinflamasi, seperti ibuprofen, yang mungkin perlu diminum sebanyak 4 kali sehari selama 2 minggu.

Tanyakan kepada dokter tentang pengobatan, terutama untuk menentukan apa yang akan cukup kuat untuk mengatasi rasa sakit tertentu. Istirahat sangat penting setelah setiap operasi serius. Tentu saja, tidak mudah untuk tidur nyenyak ketika memiliki bayi yang baru lahir di rumah.

Idealnya, seorang ibu harus mencoba untuk tidur dan minta bantuan orang agar dapat meluangkan waktu untuk tidur siang. Jika seorang ibu berencana menyusui, ia harus mencari dukungan jika ia menjalani operasi caesar. Karena hal ini dikaitkan dengan peningkatan risiko kesulitan menyusui.

Dukungan datang dalam berbagai bentuk seperti kursi menyusui, bantal khusus, atau bahkan konsultan laktasi. Setelah operasi caesar, seorang ibu dapat berisiko mengalami sembelit karena perubahan hormon, otot perut yang lelah dan bahkan sesuatu yang sederhana seperti terlalu banyak berbaring. Tidak hanya menyakitkan, ini juga dapat melukai sayatan.

Untuk mengatasi ini, kalian harus minum banyak air, makan makanan yang kaya serat seperti buah segar, dan bahkan dapat meminta dokter untuk meresepkan pelembut feses. Setelah operasi, penting untuk memantau diri sendiri jika ada tanda tanda infeksi. Para ibu harus memeriksa suhunya setiap 24 jam dan harus memperhatikan pembengkakan, rasa sakit yang hebat, garis garis merah, atau kedinginan.

Jika gejala ini muncul, kalian harus menghubungi dokter atau ruang gawat darurat. Meskipun persalinan sesar menggantikan persalinan normal, wanita tetap mengalami nifas selama bulan. Maka harus menggunakan pembalut untuk menyerap pendarahan.

Kalian harus menghindari penggunaan douche atau tampon, karena dapat menyebabkan infeksi kecuali jika diresepkan oleh dokter. Melahirkan, melalui kelahiran sesar atau tidak, bisa menjadi proses yang melelahkan secara emosional. Maka kalian harus mencegah risiko depresi pascapersalinan.

Berbagilah dengan orang orang tercinta untuk mendapatkan dukungan.

About Author

Keberhasilan adalah kemampuan untuk melewati dan mengatasi dari satu kegagalan ke kegagalan berikutnya tanpa kehilangan semangat.

Comment here